Minggu, 29 Juli 2018

Penggunaan Fungsi PMT, PV, FV, PPMT, IPMT, NPer dan RATE. Disertai Contoh Beserta Soal Latihan



              
            Fungsi Keuangan yang akan saya paparkan dibawah ini adalah beberapa fungsi keuangan yang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Diantaranya FV (Future Value), PV (Present Value), PMT (Periodic Payment for an Annuity), Rate, dan NPer.
            Sebelumnya, saya jelaskan dulu beberapa pengertian fungsi diatas secara sederhana agar memudahkan anda untuk memahaminya:

FV

Future Value merupakan nilai asset/investasi dimasa mendatang.

PV

Present Value adalah nilai asset/investasi saat ini.

PMT

Periodic Payment for an Annuity merupakan cara pembayaran dengan angsuran tetap (Annuity) setiap periodenya.

NPer

Jumlah total periode pembayaran.

Rate

Suku bunga

Per

Periode pembayaran ke- 1,2,3...dst

Type

Cara pembayaran.
Ada 2 macam type:

  •         0 apabila dibayar akhir periode.
  •         1 apabila dibayar awal periode.




       I.            FV (Future Value)
Fungsi yang digunakan untuk menghitung nilai investasi pada masa yang akan datang.  Formula:
=FV (Rate; NPer; -PMT; [PV]; [Type])
Keterangan:
  1.       Rate   : suku bunga per periode
  2.       NPer  : jumlah periode
  3.     –PMT: nilai angsuran tetap (annuitas). Anda buat negatif, agar hasil akhir formula bernilai positif.
  4.    Nilai [PV] dan [Type] bersifat opsional artinya bisa anda abaikan jika tidak diperlukan/ tidak didefinisikan.

Contoh Soal
Yami mendepositkan uangnya di bank setiap  tahun sebesar Rp 2.000.000 dengan bunga sebesar 10% pertahun. Berapa total uang Yami setelah 5 tahun?
Untuk lebih jelas, kita simulasikan dalam tabel dibawah ini: 
       I. 
investasi masa yang akan datang


Gambar diatas adalah cara pengisian rumus pada kolom. (Ingat, tekan F4 agar alamat sel absolut). 
Penjelasan:
  •        Saldo Awal        = jumlah tabungan di awal periode.
  •        Bunga                 = Saldo awal (B10) * Bunga (C1).
  •        Anuitas/Setoran = Rp 2.000.000 (C3)
  •     Saldo Akhir     = Saldo Awal (B10) + Bunga (C10)  + Anuitas (D10)
  •     Saldo Awal periode ke 2 sama dengan Saldo Akhir periode 1 (E10)

Setelah selesai, anda drag kebawah. Maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini. Sistem penulisan Rupiah menggunakan mode Accounting.

rumus keuangan excel

Saldo Akhir pada periode ke 5 sama dengan nilai FV. (Lihat gambar).


Video tutorial Rumus FV dari contoh soal diatas, bisa anda lihat di  kanal Youtube kami dibawah ini: 



· Saya juga menulis artikel tentang penggunaan Fungsi FVSCHEDULE. Pelajari perbedaanya.






           II.   PV (Present Value)
            Digunakan untuk mengitung nilai investasi/asset saat ini. Formula:
                =PV (Rate; NPer; PMT; -[FV]; [Type])
            Keterangan:
  1.       Rate    : besarnya bunga setiap periode.
  2.       NPer   : jumlah periode
  3.    PMT   : nilai angsuran tetap/annuitas anda buat negatif, agar hasil akhir formula bernilai positif.
  4.     Nilai -[FV] dan [Type] bersifat opsional artinya bisa anda abaikan jika tidak diperlukan (tidak terdefinisikan).

Contoh
        Yami mendepositkan uangnya di bank setiap  tahun sebesar Rp 2.000.000, dengan bunga sebesar 10% pertahun. Setelah 5 tahun, ia berharap uangnya menjadi Rp 15.000.000. Berapa saldo awal yang harus ada di rekeningnya?

Simulasi dalam tabel 

present value

Pada soal diatas, nilai PMT positif dan nilai FV (Future Value) anda buat negatif agar hasilnya positif. (Lihat gambar diatas)
Penjelasan:
  •      Saldo Awal         = Rp 2.000.000 diambil dari nilai PV (K6)
  •      Bunga                  = Saldo awal (J10) * Bunga (K1)
  •      Annuitas/Setoran = Rp 2.000.000 (K3)
  •     Saldo Akhir         = Saldo Awal (J10) + Bunga (K10) + Anuitas (L10)
  •      Saldo Awal periode ke 2 sama dengan saldo akhir periode 1 (M10)

Setelah selesai, anda drag kebawah. Maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini         

rumus keuangan excel

Ketika nilai PV diletakan pada saldo awal periode tahun 1 maka, Saldo Akhir pada periode ke 5 nilainya akan sama dengan FV (Future Value) sebesar Rp 15.000.000  (Lihat gambar diatas)

Video tutorial PV dari penjelasan diatas, dapat Anda lihat pada kanal Youtube kami dibawah ini:





III.            PMT (Periodic Payment for an Annuity)
Digunakan untuk pembayaran angsuran secara Anuitas (Angsuran tetap setiap periode) pembayaranya. Formulanya:
=PMT (Rate; NPer; -PV; [FV]; [Type])
Keterangan:
1.      Rate   : besarnya bunga setiap periode
2.      NPer  : jumlah periode
3.      –PV   : nilai Present Value, anda buat negatif agar hasil akhir formula memiliki nilai positif.
4.      Nilai [FV] dan [Type] bersifat opsional artinya bisa anda abaikan jika tidak diperlukan.

Contoh Soal:

Yami membeli sebuah HP Samsung seharga Rp 5.000.000 secara kredit dengan bunga 10% pertahun. Dicicil selama 3 tahun. Yami membayar angsuran secara tetap, berapa besar angsuranya?  Tabel simulasi:

rumus anuitas

Gambar diatas adalah cara pengisian rumus pada kolom.     
Penjelasan:
  •       Saldo Awal         =  Rp 5.000.000 (Q1)
  •       Anuitas                = Rp 2.010.574 (Q6)
  •      Bunga          = Saldo Awal (P10) * Bunga per periode (Q2)
  •      Angsuran Pokok = Anuitas (R8) – Bunga (Q10)
  •      Saldo Akhir    = Saldo Awal (P10) – Angsuran Pokok (R10)
  •     Saldo Awal periode ke 2 sama dengan Saldo Akhir periode 1 (S10)
Setelah selesai, anda drag kebawah. Maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini:        

fungsi anuitas excel

Dari gambar diatas dapat ditarik kesimpulan:
Anuitas = bunga + angsuran pokok.
            

 Video tutorial dari Rumus PMT diatas, dapat anda lihat di kanal Youtube kami dibawah ini:          


Formula PMT adalah untuk mencari nilai angsuran tetap (anuitas). Dalam pengembanganya angsuran tetap (Anuitas) terbagi menjadi dua yaitu:
  •          Bunga Angsuran/Interest Payment (IPMT)
=IPMT (Rate; Per; NPer; -PV; [FV]; [Type])
IPMT : Bunga pada Periode ke-n

  •          Angsuran Pokok/Principal Payment (PPMT)
=PPMT(Rate; Per; NPer; -PV; [FV]; [Type])
PPMT : Angsuran Periode ke-n
           
IPMT dan PPMT memiliki Formula yang sama denga hasil akhir yang berbeda. Penjelasan:
1.      Rate   : besarnya bunga tiap periode
2.      Per     : Periode ke-n (Periode yang ingin dicari nilainya)
3.      NPer  : jumlah periode
4.      –PV   : nilai Present Value, anda buat negatif agar hasil akhir formula memiliki nilai positif.
5.      Nilai [FV] dan [Type] bersifat opsional artinya bisa anda abaikan jika tidak diperlukan.

Contoh:

Yami membeli sebuah HP Samsung seharga Rp 5.000.000 secara kredit dengan bunga 10% pertahun. Dicicil selama 3 tahun. Yami membayar angsuran secara tetap. Berapa besar bunga dan angsuran pokok pada periode ke 2.  Tabel simulasi:

cicilan pokok periode ke n

Tabel diatas memiliki 2 jawaban:
1.      PPMT (Angsuran pokok periode ke 2)
2.      IPMT (Bunga periode ke 2)
Gambar diatas adalah cara pengisian rumus pada kolom. (Ingat, tekan F4 agar alamat sel absolut). 
Penjelasan:
  •       Saldo Awal  = Rp 5.000.000 (X1)
  •       Anuitas        = Bunga (X6) + Angsuran pokok (Y7)
  •      Bunga          = Saldo Awal (W11) * Bunga per periode (X2)
  •      Angsuran Pokok = Anuitas (Y9) – Bunga (X11)
  •      Saldo Akhir    = Saldo Awal (W11) – Angsuran pokok (Y11)
  •     Saldo Awal periode ke 2 sama dengan saldo Akhir periode 1 (Z11)

Setelah selesai, anda drag kebawah. Maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini         
   
bunga periode ke n


        Anda bisa melihat video tutorialnya, klik video dibawah ini:
      

 IV.            NPer (Jumlah Periode)
Adalah jumlah periode dari suatu pinjaman/investasi terhadap nilai suatu asset. Formula:
=NPer (Rate; -PMT; Pv; [FV]; [Type])
Keterangan:
1.      Rate    : besarnya bunga tiap periode
2.      –PMT  : nilai angsuran tetap/annuitas anda buat negatif, agar hasil akhir formula bernilai positif.
3.      PV      : nilai Present Value.
4.    Nilai [FV] dan [Type] bersifat opsional artinya bisa anda abaikan jika tidak diperlukan.

Contoh:
Yami membeli sebuah HP Samsung seharga Rp 5.000.000 secara kredit dengan bunga 10% pertahun. Yami membayar angsuran secara tetap sebesar Rp 1.577.354  Berapa tahun cicilan HP lunas?  Tabel simulasi:

total periode

Penjelasan tabel simulasi diatas:
  •      Saldo Awal         = 5000000 (AF1)
  •      Anuitas                = 1577354 (AF3)
  •      Bunga      = Saldo Awal (AE10) * Bunga per periode (AF2)
  •      Angsuran Pokok = Anuitas (AG8) – AF(10)
  •     Saldo Akhir = Saldo Awal (AE10) – Angsuran pokok (AG10)
  •      Saldo Awal periode ke 2 sama dengan Saldo Akhir periode 1 (AH10)

Setelah selesai, anda drag kebawah. Maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini         

rumus keuangan excel
Pada periode 4, saldo akhir Rp 0 ( Kredit HP lunas)


Anda bisa juga melihat video tutorialnya dari contoh fungsi NPer diatas. Klik video / link dibawah:




V.            RATE (SUKU BUNGA)
Untuk menentukan besarnya nilai bunga pinjaman/ investasi yang dihitung secara berkala dalam periode tertentu. Formula:
=Rate (NPer; -PMT; PV; [FV]; [Type]; [Guess])
Keterangan:
1.    NPer    : jumlah periode
2.    –PMT  : nilai angsuran tetap/annuitas anda buat negatif.
3.    PV       : nilai Present Value.
4.    [FV] dan [Type] bersifat opsional
5.    Guess merupakan nilai terkaan, berkisar antara 0 sampai 1.
Apabila nilai Guess dihilangkan maka diasumsikan nilainya 10%.
           
Contoh:

            Yami membeli sebuah HP Samsung seharga Rp 5.000.000 secara kredit dengan jangka waktu 3 tahun. Yami membayar angsuran secara tetap  sebesar Rp 2.000.000.  Berapa besar suku bunganya? Tabel simulasi:

suku bunga excel
    V
Penjelasan dari tabel simulasi diatas:
  •      Saldo Awal         = 5.000.000 (AN1)
  •      Anuitas                = 2.000.000 (AN3)
  •      Bunga        = Saldo Awal (AM10) * Besarnya Bunga (AN6)
  •      Angsuran Pokok = Anuitas (AO8) – Bunga (AN10)
  •     Saldo Akhir        = Saldo Awal (AM10) – Angsuran Pokok (AO10)
  •      Saldo awal periode ke 2 sama dengan Saldo akhir periode 1 (AP10)

Setelah selesai, anda drag kebawah. Maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini               

fungsi keuangan excel


        

Ingin lebih jelas, anda bisa melihat video tutorial rumus Rate. Klik video dibawah ini: 


 Kalau anda perhatikan rumus fungsi keuangan diatas: Future Value, Present Value,  PMT, NPer, dan Rate sebenarnya memiliki prinsip dasar rumus yang sama, tergantung nilai apa yang anda cari. Ciri utama dari fungsi keuangan diatas adalah adanya angsuran tetap (anuitas) tiap periodenya pembayaranya.
            
    Untuk lebih memahami paparan diatas, penulis berikan beberapa contoh soal, dengan harapan anda bisa lebih memahami beberapa fungsi keuangan yang sederhana dan sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
    Sekian artikel singkat tentang beberapa rumus keuangan di excel, Semoga bermanfaat ..... *By Muji Yamianto




LATIHAN SOAL
FUNGSI KEUANGAN

BUAT  TABEL  KEUANGAN
1.  Ahmad merencanakan pada tahun ke 5 memiliki uang sejumlah 200 juta dengan cara menabung 25 juta per tahun, pada suatu bank yang menawarkan suku bunga konstan sebesar 5,5% pertahun. Berapa jumlah uang yang harus ia ditabung pada awal tahun  untuk mencapai jumlah yang diinginkan tersebut?
      
     Anda bisa melihat penyelesaian dari soal diatas melalui kanal youtube. Klik Video dibawah ini:




2. Pinjaman saat ini Rp 25.000.000 dengan bunga 4% pertahun. Diangsur dengan sistem anuitas perbulan selama 3 tahun. Berapa Angsuran tetap yang harus dibayarkan perbulannya? Berapa bunga dan angsuran pokok yang dibayar pada periode bulan ke -20?
   
    Jawaban dari soal diatas bisa anda lihat pada kanal youtube. Klik video / link dibawah ini untuk melihatnya:




3. Suzana meminjam uang sejumlah Rp 50 juta yang diangsur sebanyak 40 bulan. Jika nilai setiap angsuran adalah 1,5 juta perbulan, berapa tingkat suku bunga yang berlaku? Berapa jumlah total uang yang digunakan untuk melunasi pinjaman?

       Kunci jawaban dari soal diatas bisa anda lihat pada kanal youtube penulis. Klik video dibawah ini:




4. Pinjaman awal sebesar Rp 25 juta, dengan angsuran tetap Rp 960 ribu perbulan. Suku bunga yang diberlakukan 15% pertahun.  Berapa bulan waktu yang digunakan untuk melunasi pinjamanya? Berapa uang yang tersisa pada akhir periode pelunasan?

        Penyelesaian dari soal Nper diatas, bisa anda lihat pada kanal youtube. Klik video dibawah:




5. Seseorang saat ini mendepositokan uang sebesar 50 juta dengan tingkat suku bunga sebesar 7,5% per tahun. Selanjutnya setiap awal tahun ia menambahkan depositonya sebesar 2,5 juta maka berapa jumlah uang akan diterima pada akhir tahun ke 5 saat ia mencairkan deposito tersebut?

        Cara penyelesaian dari soal FV diatas bisa anda lihat pada kanal youtube. Klik video dibawah:



6.     Toko aksesoris HP meminjam uang dari BPR sebesar Rp. 100.000.000 dengan tingkat bunga 7% per tahun, untuk jangka waktu 2 tahun.
Cicilan dibayar tiap bulan dengan menggunakan Annuitas. Hitunglah berapa jumlah yang harus dibayarkan oleh kreditur tersebut, untuk melunasi pinjaman beserta bunganya ?
                  
Cara penyelesaian dari soal diatas bisa anda lihat pada kanal youtube. Klik video dibawah:



Pelajari artikel lainnya:



Kami juga menyediakan soal-soal latihan excel untuk anda

Soal meliputi semua materi/ artikel yang saya tulis di Blog

Silahkan anda  download  di: Google Playstore 

Caranya: 

Klik: Google Plystore di perangkat/ HP anda

Pilih menu: Apps/ Aplikasi (letaknya layar bawah)

Pada Search Engine ketik: 








Informasi lengkap soal-soalnya, anda klik link dibawah ini:


21 komentar:

  1. Saya sudah paham yang anda terangkan.
    Namun bagaimana caranya menghitung dengan rumus excel bila :
    1. Ingin menghitung total pokok pinjaman yang sudah dibayar dan total bunga yang sudah dibayarkan pada bulan tertentu dari masa cicilan. Misalnya kita ingin tau berapa total pokok dan bunga yang dibayarkan pada bulan ke 8 dari masa cicilan 24 bulan.
    2. Ingin menghitung total sisa pokok pinjaman dan total sisa bunga yang masih harus dibayarkan. Misalnya berapa sisa total utang pokok dan sisa total utang bunga dari bulan ke 9 sampai dengan bulan ke 24.

    Kemudian semua perhitungan itu disajikan dalam satu baris.

    Terima kasih.

    BalasHapus
  2. Kalau maksud anda rumus excel dalam mencari total akumulasi bunga dan angsuran pokoknya sampai periode ke 8, saya masih belum tahu.
    Hemat saya ada beberapa cara untuk menjwb pertanyaan anda:
    1. Anda bisa langsung menjumlahkan pada kolom bunga dan angsuran pokok dari periode 1 s/d 8. (Simpel bukan).
    2. Anda juga bisa membuat kolom baru disamping kanan tabel, yaitu kolom akumulasi bunga per periode dan kolom akumulasi angsuran pokok per periode.
    Dengan cara menjumlahkan (meng-akumulasikan)per periode angsuran, maka anda akan mengetahui jumlah total bunga dan jumlah total angsuran pokok periode ke 8.

    Dari Pertanyaan No 2
    pada kolom bunga dan kolom angsuran pokok, anda jumlahkan (blok kebawah sampai periode 24). Anda bandingkan dengan kolom Akumulasi bunga ke 24 dan kolom Akumulasi angsuran pokok periode ke 24, maka:
    Total Bunga = Akumulasi Bunga Periode ke 24
    Total Angs. Pokok = Akumulasi Angs. pokok ke 24

    Artinya:
    Sisa total bunga per 9-24 = Total bunga - Akumulasi bunga per ke 8
    Sisa total angs. pokok per 9-24 = Total angs. pokok - Akumulasi angs. pokok ke 8

    BalasHapus
  3. cara mencari cash flow dari contoh soal excel diatas bagaimana ya?

    BalasHapus
  4. Setiap contoh soal, saya sertakan pula tabel simulasinya. Bila anda perhatikan, tabel simulasinya sebenarnya telah menggambarkan arus kas dari saldo awal sampai dengan saldo akhir.

    BalasHapus
  5. Sangat bermanfaat. Untuk jawaban soal nomer 3 4 dan 5 apa kah tidak ada ya?
    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih belum sempat bikinin, mudah2 an kedepanya bisa segera menyusul penyelesaian soal-soalnya. Tq atas atensinya

      Hapus
  6. Terimakasih penjelasannya. Untuk soal no 3,4,5 pake rumus apa aja ya? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Soal no
      3a. Yg ditanyakan adalah besarnya suku bunga, maka gunakan fungsi RATE.
      3b. Total uang pelunasan= jml total bunga + jml total angs. pokok (buat tabel simulasinya dahulu)

      4a. yg ditanyakan jangka waktu pelunasan, maka gunakan fungsi NPeriod ( hasilnya nanti berbentuk desimal).
      4b. Buat tabel simulasinya, untk periode rubah dlm bentuk bulan, (ada 32 bln). Sisa uangnya : anda lihat pada saldo akhir priode ke 32.

      5. Ditanyakan uang yang akan diterima, maka gunakan Fungsi FV. Untuk melihat apakah jwban anda benar? buat tabel simulasinya. (simulasinya setoran ke bank, bukan pelunasan hutang lho he..he..)Bila hasil FV = saldo akhir periode ke 5 di tabel simulasi, berarti jwbn anda benar.

      Ok.. met belajar, Bye...

      Hapus
    2. Terimakasih lagi atas penjelasannya. Saya sudah menghitungnya, apa hasil akhir di 4b hasilnya minus?. Terimakasih

      Hapus
    3. Anda benar, hasil akhir periode ke 32 nilainya akan "minus" (tentu bukan dlm arti yg sebenarnya) karena uang itu merupakan sisa kelebihan pembayaran anda.
      Anda lihat jawaban no 4a hasil Nper 31 koma sekian (saya lupa angka desimalnya)akan lunas. Sedang dlm tabel simulasinya total periode ada 32. Artinya, terdapat kelebihan pembayaran dlm pelunasanya.Nah...nilai kelebihan itulah yg dinyatakan seolah-olah bernilai negatif.

      Gimana...mudah khan..

      Hapus
  7. Keren Mas, sangat membantu,lebih jelas dari penjelasan bawaan.

    BalasHapus
  8. Hampir semua artikel yg saya tulis dicopy sebagian/ seluruhnya oleh blogger lain. Tapi... ya udahlah ndak papa, toh ndak ada ruginya bila bermanfaat bagi orang banyak.

    BalasHapus
  9. Terima kasih atas informasi dan contoh soalnya. Sangat membantu sekali

    BalasHapus
  10. Rumus untuk menghitung via bulan belum ada ya pak ? yang saya cermati hanya pola hitung dari segi tahun,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tergantung dari metode pembayaranya/ angsuranya. Misalnya diangsur tiap bulan, maka periode tahun harus dijadikan periode bulan sehingga perhitunganya dengan metode bulan.
      Beberapa soal latihan diatas jg menggunakan sistem tersebut.

      Hapus
  11. PAK, kalau menghitung bunga kredit yang di tengah berubah naik gmn ya? ada rumusnya juga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin maksud anda, besarnya bunga tidak sama per periodenya.
      Anda dapat membacanya di penggunaan FVSCHEDULE, linknya dibawah ini:

      https://mujiyamianto.blogspot.com/2019/06/penggunaan-fungsi-fvschedule-disertai.html

      Ini untuk menghitung nilai INVESTASI dg berbagai tingkat suku bunga.

      Bila maksud anda adalah bunga pinjaman yg besarnya tidak sama per periode, saya masih belum punya artikelnya.
      Coba anda cari di internet tenteng: BUNGA MAJEMUK (bunga yg berubah tiap periodenya), setahu saya biasanya perhitunganya secara manual

      Hapus
  12. Apakah dalam menghutung tingkat bunga dalam setiap bulan sama dengan tahun dalam rumus excel rate?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perhitunganya sama, perbedaanya hanya terletak pada periodenya saja. Bila anda mencari bunga per bulan, maka periodenya dijadikan dalam bentuk bulan. Bila mencari bunga dalam satu tahun, periodenya dijadikan dalam bentuk tahun

      Hapus