Senin, 20 Desember 2021

Fitur ∑ AutoSum di Ms.Excel

 

Penggunaan Fitur ∑AutoSum

          Fitur AutoSum, (gambar diatas) digunakan untuk:

1.   Menjumlahkan (Sum)
2.   Mencari Rata-Rata (Average)
3.   Menghitung Banyaknya Data (Count Number)
4.   Mencari Nilai Terbesar (Max)
5.   Mencari Nilai Terkecil (Min)

Kelima rumus diatas, boleh dibilang yang paling sering digunakan saat kita bekerja menggunakan Excel, sehingga dibuatkanlah sebuah Fitur/ Icon ∑AotuSum untuk mempermudah dan mempersingkat dalam penggunaanya.

Contoh


          Untuk mencari nilai: rata-rata (Average), jumlah (Sum), nilai terbesar (Max) dan nilai terkecil (Min) dari gambar diatas. Kita tidak perlu menuliskan rumus secara manual, cukup dengan mengeblok area/ range nilai ujian, kemudian Anda tinggal meng-klik icon ∑ AutoSum pada Toolbar.


          Maka akan diperoleh hasil seperti gambar dibawah ini:



          Video tutorial penggunaan Fitur ∑ AutoSum dari gambar diatas, bisa Anda lihat melalui kanal Youtube Penulis. Klik video dibawah ini:


          Bagi Anda yang masih pemula, saya kira penggunaan Fitur/ Icon ∑ AutoSum cukup mudah dan sederhana, semoga dapat menambah pengetahuan kita tentang penggunaan fitur-fitur di MS.Excel. *by Muji Yamianto

 

 

Kami juga menyediakan soal-soal latihan excel untuk anda

Soal meliputi semua materi/ artikel yang saya tulis di Blog

Silahkan anda  download  di: Google Playstore 

Caranya: 

Klik: Google Plystore di perangkat/ HP anda

Pilih menu: Apps/ Aplikasi (letaknya layar bawah)

Pada Search Engine ketik: 

Informasi lengkap soal-soalnya, silahkan anda klik link dibawah ini:

https://mujiyamianto.blogspot.com/2020/03/penjualan-soal-soal-latihan-excel.html


RUMUS IFERROR

 

      Fungsi IFERROR digunakan untuk memberikan suatu nilai tertentu dari rumus excel yang memiliki jawaban: error atau kesalahan. Pesan kesalahan atau error yang sering muncul seperti: #VALUE!, #REV!, #DIV/0!, #NUM!, #NUL!, #NAME?, #NA

     Maksudnya, bila rumus excel yang kita gunakan memiliki jawaban yang benar, maka Fungsi IFERROR akan diabaikan. Sebaliknya bila rumus excel yang kita gunakan memiliki jawaban error atau salah, maka nilai dari Fungsi IFERROR yang akan digunakan.

     Fungsi IFERROR ini merupakan bagian dari fungsi-fungsi logika di MS.Excel. Cara kerja fungsi IFERROR ini sama dengan Fungsi IF, dia memiliki logika TRUE (jika Valuenya benar) & FALSE (jika Valuenya error).


Fungsi IFERROR

=IFERROR (Value; Value_if_error)

Penjelasan:

  •       Value  : nilai/ rumus yang diuji. Apakah menghasilkan nilai error ataukah tidak
  •     Value_if_error : nilai yang diberikan jika value/ rumus menghasilan pesan error atau kesalahan. 

Contoh:

soal latihan iferror

Dari gambar diatas, ada 2 macam kesalahan/ error yaitu: #DIV/0! dan #VALUE!. Untuk menyembunyikan pesan error tersebut, kita dapat menggunakan Fungsi IFERROR.

Tampilan gambarnya akan menjadi:

1)   Kolom A : B 

latihan soal iferror

Penjelasan gambar diatas, Kolom A : B

=IFERROR (D6/E6; "-")

  • D6/E6   : rumus excel yang menghasilkan nilai error
  • "-"         : nilai error dirubah sebagai karakter  -


2)    Kolom A : C

latihan soal iferror

Penjelasan gambar diatas, Kolom A : C

=IFERROR (D7/F7; "Salah input data")

  • D7/F6 : rumus excel yang menghasilkan nilai error
  • "Salah input data" : nilai error dirubah ke dalam bentuk kata/ kalimat: Salah input data

 

Video tutorial dari penjelasan Iferror gambar diatas, dapat Anda lihat pada kanal Youtube penulis. Klik video dibawah ini:

Sekian artikel singkat dari kami, bye...bye... * muji yamianto

 

Pelajari juga artikel kami yang lain:



Kami juga menyediakan soal-soal latihan excel untuk anda

Soal meliputi semua materi/ artikel yang saya tulis di Blog

Silahkan anda  download  di: Google Playstore

Caranya:

Klik: Google Plystore di perangkat/ HP anda

Pilih menu: Apps/ Aplikasi (letaknya layar bawah)

Pada Search Engine ketik:

Informasi lengkap soal-soalnya, silahkan anda klik link dibawah ini:

https://mujiyamianto.blogspot.com/2020/03/penjualan-soal-soal-latihan-excel.html


Sabtu, 18 Desember 2021

RUMUS LARGE : Mencari Nilai Tertinggi atau Terbesar Ke n

 

      Rumus LARGE digunakan untuk mencari nilai terbesar atau tertinggi dari suatu data, berdasarkan peringkat ke-n. Katakanlah kita memiliki suatu data, dimana akan kita cari nilai tertinggi ke: 1, 2, 3 dst. Maka kita gunakan rumus LARGE ini.

          Rumus LARGE

          =LARGE ( array; k )

Keterangan:

  •     array    : Range/ area data yang akan dicari nilainya
  •     k           : Urutan atau peringkat ke-n

 

Untuk lebih jelasnya, penulis berikan contoh sederhana:

          Berdasarkan gambar diatas, kita akan mencari nilai tertinggi ke 3 dari mata pelajaran Fisika, nilai tertinggi ke 5 Matematika dan nilai tertinggi ke 8 Biologi. Maka akan diperoleh Rumus LARGE sebagai berikut:

1.     Fisika

=LARGE (G6:G15; 3)

  • G6:G15 adalah area data yang dicari nilainya (nilai Fisika)
  • 3 merupakan urutan/ peringkat nilai tertinggi

2.     Matematika

=LARGE (H6:H15; 5)

  • H6:H15 adalah area data yang dicari nilainya (nilai Matematika)
  • 5 merupakan urutan/ peringkat nilai tertinggi

3.     Biologi

=LARGE (J6:J15; 8)

  • J6:J15 adalah area data yang dicari nilainya (nilai Biologi)
  • 8 merupakan urutan/ peringkat nilai tertinggi

 

Jawaban dari 3 rumus diatas, akan diperoleh seperti gambar dibawah ini:

nilai tertinggi atau terbesar ke n


          Video tutorial dari Rumus Large gambar diatas, bisa Anda lihat di kanal Youtube penulis. Klik video dibawah ini:







Kesimpulan

          Rumus LARGE berbeda dengan Rumus MAX. Rumus MAX digunakan untuk mencari nilai terbesar/ tertinggi dari suatu data, sedangkan Rumus LARGE digunakan untuk mencari nilai terbesar atau tertinggi ke-n dari suatu data. *by Muji Yamianto



Latihan Soal

 

1.     Kerjakan soal 1 – 4 dari gambar dibawah, dengan menggunakan Rumus LARGE



        Kunci jawaban dari soal Large diatas, dapat Anda lihat di kanal Youtube penulis. Klik video dibawah ini:

2.     Kerjakan soal dari gambar dibawah ini dengan Gabungan Rumus IF dan LARGE

soal rumus if dengan large


        Kunci jawaban dari soal If dengan Large diatas, dapat anda lihat di kanal Youtube penulis. Klik video dibawah ini







 


Pelajari juga rumus lainya:

 

 

Kami juga menyediakan soal-soal latihan excel untuk anda

Soal meliputi semua materi/ artikel yang saya tulis di Blog

Silahkan anda  download  di: Google Playstore 

Caranya: 

Klik: Google Plystore di perangkat/ HP anda

Pilih menu: Apps/ Aplikasi (letaknya layar bawah)

Pada Search Engine ketik: 







Informasi lengkap soal-soalnya, silahkan anda klik link dibawah ini:

https://mujiyamianto.blogspot.com/2020/03/penjualan-soal-soal-latihan-excel.html


 


Jumat, 17 Desember 2021

RUMUS EDATE & EOMONTH : UNTUK MENCARI TANGGAL JATUH TEMPO

 

      I.            EDATE

Sederhananya, Fungsi EDATE digunakan untuk mencari tanggal jatuh tempo, dimana perhitungan waktunya didasarkan beberapa bulan yang lampau atau beberapa bulan yang akan datang.

          Rumus EDATE

                   =EDATE ( Start_date ; Months )

Keterangan:

  • Start_date  : Tanggal dimulainya perhitungan.
  • Months      : Jumlah bulan perhitungan (berbentuk angka).
                  a. Jika bulan yang akan datang, nilai/angkanya positif.
                        b. Jika bulan yang lalu, nilai/ angkanya negatif.

Contoh:

mencari tanggal jatuh tempo

Penjelasan:

=EDATE ( C5 ; D5 )

  •     C5 adalah tanggal 17 Agustus 2020, dengan menambah waktu/ tempo selama 3 bulan ke depan, maka tanggal jatuh temponya menjadi 17 November 2020. (Lihat gambar diatas).
  •     Untuk no 4, tanggal 31 Mei 2020, dengan mengurangi waktu/ tempo selama -3 bulan yang lalu, maka tanggal jatuh temponya tidak 31 Februari 2020 (tidak ada tanggal 31 Feb) maka akan terganti secara otomatis menjadi tanggal 29 Februari 2020.

 

Video tutorial dari penjelasan Rumus Edate diatas dapat Anda lihat melalui kanal Youtube penulis. Klik Video dibawah ini:






 



   II.            EOMONTH

Fungsi EOMONTH digunakan untuk mencari tanggal terakhir jatuh tempo dari bulan yang dicari nilainya, baik beberapa bulan sebelum atau sesudahnya.

EOMONTH biasanya digunakan untuk menghitung jatuh tempo yang selalu jatuh di setiap akhir bulan. Jadi bila bulan yang dicari Januari maka tanggalnya 31, bila April maka tanggalnya 30 dan seterusnya.

Rumus EOMONTH:

=EOMONTH ( Start_date ; Months )

Keterangan:

  •     Start_date  : Tanggal dimulainya perhitungan.
  •     Months      : Jumlah bulan perhitungan (berbentuk angka).

a. Jika bulan yang akan datang, nilai/angkanya positif.

b. Jika bulan yang lalu, nilai/ angkanya negatif.

Contoh:

mencari tanggal bulan terakhir jatuh tempo

Penjelasan dari gambar diatas

          Hasil akhir dari fungsi EOMONTH ini adalah menampilkan tanggal terakhir dari bulan yang dicari (Lihat kolom: Tgl Jatuh Tempo)


      Video tutorial dari penjelasan Rumus Eomonth diatas dapat Anda lihat melalui kanal Youtube penulis. Klik Video dibawah ini:



 


Perbedaan EDATE dan EOMONTH:

          Perbedaanya terletak pada nilai hari atau tanggal yang dihasilkan. Fungsi EDATE akan menghasilkan tanggal yang sama. Sedangkan Fungsi EOMONTH akan menghasilkan tanggal akhir dari bulan yang dicari.

          Sekian artikel singkat dari penulis, semoga bermanfaat. Thanks…. *by Muji Yamianto

 

Pelajari juga beberapa artikel lainya:


Kami juga menyediakan soal-soal latihan excel untuk anda

Soal meliputi semua materi/ artikel yang saya tulis di Blog
Silahkan anda  download  di: Google Playstore 

Caranya: 

Klik: Google Plystore di perangkat/ HP anda

Pilih menu: Apps/ Aplikasi (letaknya layar bawah)

Pada Search Engine ketik: 






Informasi lengkap soal-soalnya, silahkan anda klik link dibawah ini:

https://mujiyamianto.blogspot.com/2020/03/penjualan-soal-soal-latihan-excel.html